Hidup Sehat

Depacco.com

Ujian Nasional 2012 tetap berlangsung

UN SMA/MA akan berlangsung pada 16-19 April 2012. Untuk SMP/MTs/SMPLB, UN dilaksanakan pada 23-26 April 2012. Sedangkan untuk SD/MI/SDLB, UN akan digelar pada 7-9 Mei 2012.

Image 2

blajar-lagi.blogspot.com.

Image 3

blajar-lagi.blogspot.com.

Rumah Belajar Excellent

Bimbingan Privat dengan Fasilitas terlengkap. Selain itu kami tawarkan berbagai pilihan paket yang menarik. Informasi lebih lanjut silahkan lihat di http://bimbingan-excellent.blogspot.com/

Image 5

blajar-lagi.blogspot.com.

Showing posts with label Pembahasan. Show all posts
Showing posts with label Pembahasan. Show all posts

Friday, June 3, 2016

Pembahasan Mat IPA kode 248 SBMPTN 2016 - Bag2

Pembahasan Matematika IPA kode 248 SBMPTN 2016 - Bagian 2


teman2 bisa mendownload pembahasan ini di: Download Pembahasan SBMPTN 2016 Kode 248 bagian 2
Semoga bermanfaat :)



Soal no.4



a2 + b2  = |OO'|2



Soal no.5
α adalah sudut antara bidang MNP dan garis PB.

BD=3√2
MN2 = MD2 + DN2 → MN = 2√2
Misalkan Q adalah perpotongan BD dan MN, maka DQ=√2 dan BQ=2√2

Perhatikan ∆BDP



Soal no.6
f(–x) = f(x) dan g(–x) = g(x)
f(x)(x – 1) : (x2 – 2x – 3)
f(–1)(–2) = –1 + 3     
f(3)(3 – 1) = 3 + 3   →  f(3).2 = 6   


→   f(1) = f(–1) = –1
→   f(3) = f(–3) = 3

(x + 2)g(x) :  x2 + 2x – 3   →   sisa x + 5
g(1)(1 + 2) = 1 + 5    →    g(1) = g(–1) = 2
g(–3)(–3 + 2) = –3 + 5 →   g(–3) = g(3) = –2

xf(x)g(x) : (x2 + 4x + 3) → s(x) = ax + b
x = –1     →    –1.f(–1).g(–1) = –a + b   
x = –3     →    –3.f(–3).g(–3) = –3a + b


→  –a + b   = 2
→  –3a + b = 18     –
        2a = –16  → a = –8
          b = –6
s(x) = –8x – 6

Thursday, June 2, 2016

Kunci Jawaban TKPA kode 337 dan 340 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 337 dan 340  - SBMPTN 2016








Kunci Jawaban TKPA kode 325 dan 344 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 325 dan 344  - SBMPTN 2016




Kunci Jawaban TKPA kode 320 dan 321 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 320 dan 321  - SBMPTN 2016










Kunci Jawaban TKPA kode 317 dan 319 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 317 dan 319  - SBMPTN 2016






Kunci Jawaban TKPA kode 314, 315 dan 316 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 314, 315 dan 316  - SBMPTN 2016








Wednesday, June 1, 2016

Kunci Jawaban TKPA kode 312 dan 313 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 312  dan 313  - SBMPTN 2016






Kunci Jawaban TKPA kode 310 dan 311 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 310  dan 311  - SBMPTN 2016

 Pembahasan TKPA kode 310  dan 311  - SBMPTN 2016




 Pembahasan TKPA kode 310  dan 311  - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban TKPA kode 308 dan 309 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 308  dan 309  - SBMPTN 2016




Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 306 dan 307 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan TKPA kode 306 dan 307 - SBMPTN 2016







Kunci Jawaban SAINTEK kode 215 dan 216 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan SAINTEK kode 215 dan 216 - SBMPTN 2016


Kunci Jawaban SAINTEK kode 215 dan 216 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban SAINTEK kode 213 dan 214 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan SAINTEK kode 213 dan 214 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban SAINTEK kode 213 dan 214 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban SAINTEK kode 211 dan 212 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan SAINTEK kode 211 dan 212 - SBMPTN 2016






Kunci Jawaban dan Pembahasan SAINTEK kode 209 dan 210 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan SAINTEK kode 209 dan 210 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban SAINTEK kode 209 dan 210 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban SAINTEK kode 207 dan 208 - SBMPTN 2016

Kunci Jawaban dan Pembahasan SAINTEK kode 207 dan 208 - SBMPTN 2016


Kunci Jawaban SAINTEK kode 207 dan 208 - SBMPTN 2016

Tuesday, May 31, 2016

Kunci Jawaban SBMPTN tahun 2016 semua Kode



KODE SOAL TKPA (Verbal, Numerikal, Matematika dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris)
305, 306, 307, 308, 309, 310,
311, 312, 313, 314, 315, 316, 317*, 318, 319, 320,
321, 323, 324, 325,
337, 340,
344, 345, 346, 347, 348, 349, 350,
351, 352,

KODE SOAL SAINTEK (Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi)
201, 202, 203, 204, 205, 206, 207, 208, 209, 210,
211, 212, 213, 214, 215, 216, 217, 218, 219, 220,
221, 222, 223, 224, 225, 226, 227, 228,
237, 238, 239, 240,
241, 242, 243, 244, 245, 246, 247, 248, 249, 250,
251, 252, 254, 255,

KODE SOAL SOSHUM ( Sejarah, Geografi, Sosiologi, Ekonomi)
402, 405, 406, 407, 408, 409, 410,
411, 412, 413, 414, 416, 417, 418, 419, 420,
421, 424, 425, 426,
437, 438, 439, 440,
441, 442, 443, 444, 445, 446, 447, 448, 449, 450,
451, 452

Nantikan Pembahasan SBMPTN tahun 2016 semua untuk semua kode, hanya di blajar-pintar.blogspot.com





Kunci Jawaban SBMPTN tahun 2016, Pembahasan SBMPTN tahun 2016, Kunci Jawaban SBMPTN 2016 kode 305, Kunci Jawaban TKPA kode 305


*Sumber: blajar-pintar, GO, BTA, medica, Excellent

Tuesday, December 18, 2012

Contoh dan Pembahasan soal Hambatan Pengganti

Contoh 1
Perhatikan rangkaian di bawah ini.

Tentukan:
Hambatan penggantinya?
Beda potensial sumbernya?
Kuat arus totalnya?

Penyelesaian:
Diketahui:
I1 =  0,5 A
R1 = 12 Ω
R2 = 10 Ω
R3 = 10 Ω

Ditanya: a. V
Jawab:
a.  Gunakan Rumus Hambatan Penganti untuk rangkaian paralel



b.  V = V1 = V2 = V3 = I1 × R1 = 0,5 × 12 = 6 V
c.   I = V/Rp = 6/3,5 = 1,7 A



Contoh 2
Berdasarkan gambar berikut,

tentukan:
a. hambatan pengganti paralel,
b. arus listrik yang mengalir dalam rangkaian,
c. arus listrik yang mengalir pada setiap hambatan R

Penyelesaian:
Diketahui:
I1 =  0,5 A
R1 = 12 Ω
R2 = 10 Ω
R3 = 10 Ω

Ditanya: a. V
a.  Rp = ... ?
b.  I
c.  I1, I2, dan I3


Jawab:






Contoh 3
Perhatikan gambar berikut.

Jika kuat arus pada hambatan R1 sebesar 0,4 A, tentukan:
a. beda potensial pada ujung-ujung hambatan,
b. kuat arus pada hambatan R2 dan R3.
c. tegangan yang dihasilkan oleh baterai, dan
d. kuat arus yang dihasilkan baterai.

Penyelesaian:
Diketahui:
  I1 = 0,4 A
  R1 = 45 Ω
  R2 = 9 Ω
  R3 = 15 Ω


Ditanya:

  a. V1 = ... ?
  b. I2 = ... ? dan I3 = …..?
  c. V = ... ?
  d. I = ... ?

Jawab:
  a.   V1 = V2 = V3 = I × R1 = 0,4 × 45 = 18 V
  b.   I2 = V2/R2 = 18/9 = 2 A
        I3 = V3/R3 = 18/15 = 1,2 A

  c.   V = I × R1
            = 0,4 × 45 = 18 V
        V = V1 = V2 = V3 = 18 V

  d.    I = I1 + I2 + I3
            = 0,4 + 2 + 1,2 = 3,6 A




Latihan Soal:
  1. Nilai hambatan pengganti pada rangkaian di bawah ini adalah ....



  2. Perhatikan gambar rangkaian berikut.

    Besar kuat arus I2 adalah ...


  3. Perhatikan gambar di bawah ini.

    Jika IA = ID = 0,4 A dan IB = IC, maka IB = ....


  4. Tiga hambatan disusun seperti gambar berikut.

    Jika beda potensial antara ujung-ujung PQ 6 volt, kuat arus yang mengalir melalui penghantar PQ adalah ….


  5. Perhatikan gambar berikut.

    Hitunglah:
    a. hambatan pengganti,
    b. kuat arus yang mengalir,
    c. kuat arus pada R1 dan R2,
    d. tegangan pada ujung-ujung BC, dan
    e. tegangan pada ujung-ujung AB.












Monday, June 18, 2012

Pembahasan SNMPTN 2012 - Fisika kode 332

no. 16
Bab Mekanika, GLBB

p/30 = 8/10 → p =2 4

sehingga:
s = Luas A1 + Luas A2 = 8.4 + (1/2).(8).p
= 32 + 4.24 =128 m
(tidak ada jawaban benar pada opsi)

no. 17
Bab Mekanika, Pegas
F= kx → x = F/k = 20/50 = 0,4m
Jawab: E

no. 18
Bab Zat dan Kalor
Tidak terjadi pertukaran kalor, kondisi tetapseperti semula, 1 gram es dan 1 cc air 0 °C.
Jawab: D

no. 19
Bab Listrik – Magnet,Rangkaian arus searah
F = Q v B sin 90°
= (0,2) (20) (0,2) (1)
= 0,8 N
Dengan kaidah sekrup atau tangan, diperoleh arah gaya ke bawah (yang dimaksud soal, masuk bidang gambar).
Jawab: C

no. 20
Misalkan resistensi masing-masing R.
Pada kondisi awal :
Resistensi total = (2R/3)+ R = 5R/3
maka,
arus yang lewat A (IA) = 240/(5R/3)=720/5R = 145/R
arus yang lewat C (IC) = (2/3)IA=480/5R = 96/R
arus yang lewat B atau D,IB = (1/3)IA = 240/5R
Kondisi akhir : D putus → ID = 0
Resistensi total,
Rtotal = RA + RC = 2R → IA' = 240/2R = 120/R
Berarti iA’ < iA → D meredup
IC’ = IA’ = 120/R > IC → C makin terang
Jawab: D

no. 21
Optik geometri
Perbesaran
M = − (f/s−f) = −(1/1,5−1) = −(1/0,5) = −2
Tinggi bayangan h' = 2h = 2(5) = 10 cm
Karena M negatif, berarti bayangan terbalik.
Jawab: D


no. 22
Gelombang, Doppler
fp= fs = v/(v+vs)=360.[340/(340+20)]=340Hz
Panjang gelombangnya : λ=v/fs=340/340=1 m
Jawab: E

no. 23
Zat dan Kalor, Pertukaran Kalor (Azas Black)

Q1+Q2 = Q3 → m1(0,5)(8)+mL(80) = m2(1)(12)
80mL = 12m2 – 4m1 → mL =(4/80)(3m2 – m1)
mL =(1/20)(3m2 – m1)
(3m2 – m1)
Jawab: A

no. 24
Fisika Modern
Efek fotolistrik : Ek = Efoton – W
Ek = 4,43 – 2,28 = 2,15 eV

Jawab: A

no. 25
Fisika Modern, Relativitas, Panjang

=60 tahun cahaya
Jawab: B

no. 26
Mekanika
Laju tetap berarti tidak ada tambahan energi kinetik (pernyataan salah).

Ek = (1/2) mv2 , Ek ~ v2 (alasan benar).
Jawab: D

no. 27
Listrik – Magnet
Arah arus listrik berlawanan dengan arah gerak elektron (pernyataan salah).
Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke rendah (alasan benar).
Jawab: D

no. 28
Gelombang, persamaan simpangan gelombang stasioner
y = AsinKx coswt = 10 sin(0,2πx) cos (80πt )
(1) K = (2π/λ) 0,2π; maka λ = 10 cm, berarti x = 5 cm = (1/2)λ, simpul (salah)
(2) A = 10 cm (benar)
(3) w = 2π f = 80π, maka f = 40 Hz
(4) Di titik simpul, A = 0 (benar)
Jawab: C

no. 29
Listrik Magnet, Imbas
(1) Kumparan diputar dengan sumbu putar x, tidak terjadi perubahan fluks pada kumparan → tidak terjadi imbas (salah)
(2) Kumparan diputar dengan sumbu putar y2, terjadi perubahan fluks pada kumparan terjadi imbas (benar)
(3) Batang magnet diputar dengan sumbu putar x, tidak terjadi perubahan fluks pada kumparan → tidak terjadi imbas (salah)
(4) Kumparan diputar dengan sumbu putar y2, terjadi perubahan fluks pada kumparan → terjadi imbas (benar).
Jawab: C

no. 30
Zat dan kalor, fluida, prinsip Archimedes
(1) Keduanya diam, dengan massa sama,berarti beratnya sama, maka gaya apungnya sama besar (benar)
(2) Fl = ρF Vc g , karena FA = FB, maka ρA VCA = ρB VCB . A melayang, B terapung berarti ρA > ρB , maka VCA < VCB (salah).
(3) F = ρF VC g , F bergantung ρF (benar)
(4) F = W (salah).

Saturday, June 16, 2012

Pembahasan SNMPTN 2012 - Fisika kode 832

no. 16
Bab Mekanika, GLBB
s = Luas trapesium = (1/2)(15+20).10 = (1/2).35.10 = 175 m
Jawab: E

no. 17
Bab Mekanika, Pegas
F= kx → x = F/k = 10/50 = 0,2m
Jawab: E

no. 18
Bab Zat dan Kalor
Azas Black, Qmasuk = QKeluar
Karena massa air dan es sama, dengan suhu yang sama maka tidak terjadi pertukaran kalor, atau kondisi tetap seperti semula, 1 gram es dan 1 cc air 0 °C.
Jawab: D

no. 19
T = 2 sekon → f=0,5 Hz
jarak antara dua titik berurutan yang sefase → λ = 20 cm
sehingga v = f.λ = (0,5).20 = 10 cm/s
Jawab: A

no. 20
Untuk cahaya memasuki medium yang lebih rapat:
kecepatan cahaya makin rapat.
cahaya berbelok mendekati garis normal.
dengan demikian berdasarkan gambar diperoleh:
nC < nA < nB
CC > CA > CB
keterangan:
n = indeks bias
C = kecepatan cahaya
Jawab: C

no. 21
Dengan menggunakan kaidah tangan kanan, diperoleh arah gaya pada kawat PQRS adalah dari P ke Q ke R ke S.
Jawab: D

no. 22
Berdasarkan hukum postulat II, tentang Relatifitas, maka:
Kecepatan cahaya tidak dipengaruhi oleh gerak relatif. dengan kata lain kecepatan cahaya selalu tetap.
Jawab: B

no. 23
C = 200 mF = 200. 10-3 F
i = 5 mA =5.10-3

Gunakan aturan perbandingan.
Q1=Q2
C.V = i. ∆t
(200.10-3).V = (5.10-3).2
V = (1/20) volt = 0,05 volt = 50 mV
Jawab: E

no. 24
Ek = Efoton – W
Ek = 4,43 – 2,28 = 2,15 eV
Jawab: A

no. 25
V2=8V1
P1.V1γ=P2.V2γ
P1.V1γ=P2.(8V1)γ
P1=P2.85/3
P1=P2.25
Hukum Boyle-Gaylusac.
P1.V1.T2 = P2.V2.T1
(P2.25).V1.T2 = P2.8V1.T1
T2 = T1/4 = 300/4 = 75 K
Jawab: B

no. 26
ymaks = (1/2g)vosin2α → dengan kecepatan awal yang sama, tinggi maksimum dipengaruhi oleh α (sudut elevasi yang terbentuk).
untuk benda bergerak vertikal keatas, energi potensial dipengaruhi oleh ketinggian benda, sehingga Energi Potensial maksimum pada saat di titik tertinggi, sebaliknya energi kinetik akan semakin kecil.
Jawab: D

no. 27
Listrik – Magnet
Arah arus listrik dalam suatu kawat berlawanan dengan arah gerak elektron (pernyataan salah).
Arus listrik dalam suatu kawat penghantar mengalir dari potensial tinggi ke rendah (alasan benar).
Jawab: D

no. 28
Gelombang, persamaan simpangan gelombang stasioner.
y = AsinKx cosωt = 10 sin(0,2πx) cos (80πt )
(1) x = 5 cm → As = 10 sin(0,2π.5) = 10 (benar)
(2) A = 10 cm (benar)
(3) option satu benar, berarti option 3 pasti benar
(4) ω=80π → 2πf=80π → f = 40 Hz (salah)
Jawab: C

no. 29
(1) benda tenggelam → N + Fkeatas = W (benar)
(2) Gaya aksi = gaya reaksi → N = W cos θ (benar)
(3) option satu benar, berarti option 3 pasti benar
(4) Benda di tarik ke atas, tapi tetap diam → ΣF = 0 → N + T - W = 0 → N + T = W (benar).
Jawab: E

no. 30
pada percabangan rangkaian listrik lebih dari satu loop, jumlah arus yang masuk dan yang keluar sama (Hk. Kirchoff), sedangkan energi tidak tetap karena ada energi yang dipakai oleh hambatan.
sehingga (1), (2), dan (3) salah.
Jawaban: D

Friday, June 15, 2012

Pembahasan SNMPTN 2012 - Biologi kode 832

no. 46
Jawaban: C
Kolenkim & skelerenkim: jaringan penyokong, terutama terdapat pada batang.
Klorenkim: parenkim berklorofil untuk fotosintesis, contoh pada batang kaktus.
Aerenkim : parenkim yang dapat menyimpan udara, contoh pada batang eceng gondok.

no. 47
Jawaban: B
Sitokirin : pembelahan sel
Kalin: untuk perkembangan organ
Giberalin : menghambat pertumbuhan biji, dormansi
Asam absitat: pematangan buah
Asam traumalin: menutup luka

no. 48
Jawaban: C
Enzim RuBP berfungsi untuk memfiksasi/mengikat CO2 pada reaksi gelap/ siklus Calvin – Benson Fotosintesis.

no. 49
Jawaban: D
Diketahui: Frekuensi gen kelinci berambut keriting (resesif) = 9%
Ditanya: Frekuensi gen heterozigot
Jawab: q2 = 9% =0,09 → q =0,3
P + q = 1
P = 1 – q = 1 – 0,3 = 0,7
Frekuensi gen heterozigot = 2pq = 2(0,7)(0,3) = 0,42

no. 50
Jawaban: D
Marsilea crenata / semanggi

no. 51
Jawaban: E
Pada perairan terdalam laju foto sintesis akan semakin berkurang karena kondisi perairan yang semakin dalam akan semakin kekurangan cahaya

no. 52
Jawaban: B
Cukup jelas. Kondisi geografis dapat di ubah melalui peristiwa alam

no. 53
Jawaban: D
P: aa x ?
F1: Aa
Karena jika Aa genotif heterozigot, maka induk jantannya mempunyai gen dominan A

no. 54
Jawaban: D
Hifa (+) dan hifa (-) yang mengalami konjungasi dari zygospora merupakan spora seksual jamur zygospora merupakan spora seksual jamur zygomycota. Jika kondisi lingkungan menguntungkan, zygospora akan berkembang menjadi zygosporangium.

no. 55
Jawaban: E
Tahapan dalam pelaksanaan kultur jaringan :
- Penumbuhan jaringan pada medium (4)
- Pembentukan kalus sel (2)
- Perbanyakan planlet (1)
- Aklimatisasi tanaman baru di tanah (3)

Sehingga urutan tahapan yang benar: 4 – 2 – 1 – 3

no. 56
Jawaban: B
Jumlah fenilalanin hasil translasi pada:
Untai RNA 1 = 2 → 5’ AUG UUU AAA AAG GAU AAA UUU GCC 3’
Untai RNA 2 = 1 → 5’ AUG GAA UUU GAA GAU AAA GUU UAA 3’

Jumlah molekul urasil (U) pada untai RNA 1 dan RNA2 sama, yaitu 8 urasil

no. 57
Jawaban: D
Fotosintesis lebih intensif terjadi pada jaringan palisade/tiang dibandingkan pada jaringan spon / bunga karang.

Jaringan spon mempunyai ruang antar sel yang lebih luar daripada jaringan palisade.

no. 58
Jawaban: D
Fermentasi laktosa dalam susu menjadi asam laktat dapat menggunakan bakteri lactobacillus bulgaricus

no. 59
Jawaban: A
Sistem peredaran darah tertutup adalah sistem peredaran darah dimana darah selalu mengalir
dalam pembuluh darah. Contoh hewan yang memiliki system peredaran darah tertutup antara lain : Vertebrata (ikan , katak, kadal, burung, dll) dan Cacing tanah.

Peredaran darah terbuka adalah peredaran atau distribusi darah ke seluruh tubuh (jaringan) yang tidak selalu melewati pembuluh darah. Dalam sistem peredaran darah terbuka tidak dapat dibedakan antara darah dan cairan intersisial (cairan yang mengisi ruang antarsel). Hal ini merupakan karakteristik dari hewan Arthropoda, misalnya Pada Daphnia dan belalang.

no. 60
Jawaban: D
Ciri-ciri Euglena sp. :
  • Berkloroplas
  • Uniseluler
  • Mempunyai Flagella
  • eukariotik